Borneopost.co, Balikpapan – Gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 Jenjang SMA/SMK/MA/MAK Tingkat Kota Balikpapan resmi bergulir dan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan 1, di Aula SMKN 1 Balikpapan, Selasa (19/5/2026).
Di antara ratusan atlet sekolah umum yang memadati arena pertandingan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Balikpapan mencuri perhatian publik dengan berdiri tegak sebagai satu-satunya perwakilan Madrasah Aliyah di ajang bergengsi tersebut.
Keikutsertaan madrasah yang berlokasi di Prapatan, Balikpapan Kota ini membuktikan bahwa siswa madrasah memiliki hak, kesempatan, dan kualitas yang setara untuk bersaing di bidang non-akademik tingkat kota.
Menjadi satu-satunya madrasah di antara dominasi SMA dan SMK se-Balikpapan tidak menyiutkan nyali kontingen MAN Balikpapan. Status sebagai perwakilan tunggal Kementerian Agama (Kemenag) justru menjadi bahan bakar motivasi ekstra bagi para atlet muda madrasah ini untuk menunjukkan taji di arena olahraga.
Kepala MAN Balikpapan, Roihanun, S.Pd, M.Pd, mengungkapkan rasa bangganya atas keberanian dan semangat juang anak didiknya. “Kami bangga anak-anak bisa membawa nama madrasah di panggung O2SN tingkat kota tahun ini. Menjadi satu-satunya MA bukan sebuah beban, melainkan sebuah kehormatan. Ini adalah momentum pembuktian bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan sains, tetapi juga bugar, berkarakter, dan berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya saat memberikan taklimat media.
O2SN tingkat Kota Balikpapan tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang olahraga (cabor) utama, yaitu Atletik, Bulu Tangkis, Pencak Silat, Panjat Tebing dan Renang. MAN Balikpapan telah mengirimkan jajaran atlet terbaiknya antara lain Mahsa Harizal (Atletik), Arjuna Putera Subeki (Panjat Tebing), Reyhan Mardani (Renang), M.Nizar Alwi (Bulutangkis) dan Nurul Izah (Pencak Silat) yang telah melewati proses seleksi internal ketat demi bersaing memperebutkan tiket menuju O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Pelatih tim olahraga MAN Balikpapan, Purnomo Romdhoni, S.Pd, M.E, menyatakan bahwa persiapan fisik dan mental anak asuhnya sudah berjalan maksimal selama beberapa bulan terakhir.Motivasi dan Penguatan Karakter ditanamkan kuat-kuat agar para atlet bertanding tanpa rasa minder sedikit pun.



